Regulasi Konglomerasi Media Penyiaran

lady's niss

 
PENGATURAN KONGLOMERASI MEDIA PENYIARAN
            Sejauh ini masyarakat sangat mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat dan canggih. Informasi secara detailnya tentang apapun yang terdapat dalam dunia teknologi, kini masyarakat secara cepat sudah mengetahuinya . Semua itu berasal dari informasi yang disampaikan oleh sebuah wadah pusat segala pemberi kabar yang dikenal dengan Media. Ya, segala informasi tentang perkembangan teknologi disampaikan oleh Media. Semua disampaikan dalam oleh media dalam 2 bentuk. Pertama media  elektronik seperti radio, televisi dan internet, Kedua adalah media cetak seperti Koran, majala dan tabloid. Dari kedua bentuk media penyiaran tersebut, televisi merupakan salah satu media yang paling alternatif dan diminati masyarakat. Selain penyampaian tergabung dalam bentuk audio dan visual, inilah merupakan dari keunggulan membuat masyarakat mudah memahami informasi yang disampaikan. Segala bentuk informasi tentang pendidikan, teknologi, lingkungan, hiburan dunia politik dan lain-lain dapat dimengerti.
            Keunggulan dari televisi sebagai media yang paling diminati ini, dimanfaatkan oleh sejumlah beberapa pihak. Beberapa pihak tersebut seperti perusahaan yang mengenalkan produknya, atau sejumlah politisi atau tokoh yang ingin mengenalkan profil mereka sendiri kepada publick umum. Keuntungan yang mereka dapat selain menjadi dikenal publik juga menjadi ajang untuk menaikkan popularitas. Hampir semua masyarakat di Indonesia mulai dari kalangan bawah hingga kalangan atas mempunyai televisi yang merupakan salah satu hiburan alternatif paling banyak disukai masyarakat luas. Maka tak heran media penyiaran ini merupakan salah satu cara tercepat  dan diminati untuk menaikkan pamor seseorang.
            Berbicara tentang keunggulan televisi inilah yang diminati oleh para tokoh maupun politisi politik demi menaikkan popularitas mereka terhadap masyarakat. Mereka membuat iklan tentang diri mereka demi mendapat simpati dari publik. Melalui iklan itulah merupaka senjata utama mereka. Biasanya iklan yang menyangkut tentang profil seseorang ataupun politisi memiliki dua  tipe dan dimanfaatkan saat masa kampanye pada ajang pemilihan. Pertama iklan dalam bentuk komersil, kedua iklan dalam bentuk layanan masyarakat sebagaimana yang disampaikan dalam PKPU No. 1 Tahun 2013 pada pasal 40 ayat 1.
            Selain dari kedua tipe bentuk pengiklanan diri tersebut, ada peraturan-peraturan lainnya yang harus dipatuhi. Pihak yang memanfaatkan iklan untuk mengenalkan dirinya juga dibatasi oleh batas waktu tertentu yaitu paling lama tiga puluh detik untuk disetiap stasiun televise. Ini juga tertera pada PKPU no 1 tahun 2013 pada pasal 43. Dari beberapa sejumlah pihak saya melihat ada yang mematuhi adanya peraturan in sebelum disahkan. Namun ada juga beberapa pihak tidak mentaati peraturan ini. Biasanya beberapa pihak tersebut merupakan elite yang menaungi sebuah media. Sehingga nilai-nilai regulasi tentang kepemilikan media tidak ada nilainya. Jelas beberapa elite tersebut merupakan politisi yang mensponsori tersebut memiliki tujuan tertentu. Dalam artian mereka penguasa media yang juga terlibat dalam dunia politik mempunyai hak untuk melakukan kampanye sebelum waktu yang ditentukan. Dalam hal ini tentu telah dilarang dalam UU No. 10 .
            Masyarakat yang belum mengerti hal ini, hanya akan menganggap lumrah, saat para awak pemilik media yang juga terlibat dalam ajang pemilihan mengiklankan dirinya pada stasiun televsi yang mereka miliki. Masyarakat mengerti  mereka selalu memperlihatkan kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan disiarkan dalambentuk  iklan maupun kedalam berita dalam program acara karena media itu adalah milik mereka. Jadi mereka memiliki hak akan apa yang mereka kuasai. Pandangan saya sebelum ada UU NO.10 dan Keputusan MK pada tahun 2012 yang baru-baru ini ditetapkan mengenai penyiaran. Isi dalam pasal-pasalnya lebih banyak menekankan untuk para elite politik yang memiliki beberapa perusahaan media membatasi diri. Maksudnya, agar tidak melakukan kampanye kecil-kecilan, sebelum waktu yang ditentukan jjika mereka mengikuti pemilu. Namun saya melihata hanya beberapa yang mentaati perturan ini. Mereka banyak mencuri start lebih dahulu sebelum waktu yang ditentukan.
            Beberapa stasiun televise yang merupakan konglomerasi atau gabungan dari beberapa perusahaan media dimiliki oleh para tokoh elite yang cukup dikenal masyarakat. Misalnya saja RCTI, GlobalTV, MNCTv serta MNC Grup yang memiliki beberapa jenis channel di dalam siaran televise kabel dimiliki oleh Harry Tanoesodibyo. Selain dikenal penguasaha yang memiliki banyak media, ia juga dikenal salah satu politisi elite. Sebelumnya ia bersama dengan Surya Paloh yang juga seorang pengusaha pemilik media bekerja sama dalam partai politik baru yaitu Parta Nasional Demokrat (Nasdem). Namun kebersamaannya tidak berlangsung lama, ia mengumumkan dirinya keluar dari Partai Nasdem dan bergabung bersama Partai Hanura.
            Lalu ada, ANTV dan Tv One dimiliki oleh salah satu politisi elite yaitu Aburizal Bakrie. Ia merupakan salah satu calon Presiden yang akan maju untuk periode 2014-2019 bersama partai yang mengusungnya yaitu Partai Golkar. Ada beberapa anggapan, Aburizal tidak mentaati apa yang telah ditetapkan dalam peraturan UU. Melalui media yang dimiliki, ia selalu gencar mempromosikan dirinya dalam bentuk iklan dan berita kedalam program acara bertitanya.  Hal itu dimanfaatkan untuk menaikkan popularitasnya menjadi presiden.
            Hal yang sama dilakukan oleh pemilik media stasiun televisi Metro Tv yaitu Surya Paloh. Selain pemilik media  ia juga merupakan menaungi partai yang dibuatnya yaitu Partai Nasional Demokrat. Sebelumnya ia bekerja sama denga pasangan duelnya yaitu Hary Tanoesodibyo yang akhirnya memilih keluar. Sebelumnya pasangan ini merupakan salah satu pasangan kandidat yang disegani karena sama-sama memiliki perusahaan media swasta terbesar di Indonesia.
            Dapat dikatakan beberapa media  besar yang disebutkan tadi mulai dimonopoli oleh para pemiliki modal dan juga bersifat homogen. Kebebasan pers kini sudah diracuni oleh para konglomerasi yang mencampurkan kepentingan bisnis dan politik. Mungkin tidak hanya media-media yang disebutkan saja yang dimonopoli oleh pemiliknya. Tetapi sudah mulai banyak media group dimanfaatkan demi kepentingan pemiliknya. Bahkan bagi  Supadiyanto mahasiswa program pascasarjana Magister Ilmu Komunikasi, Undip dalam tulisannya di media eletronik, Koran-Jakarta.com dalam rubrik gagasan tentang Konglomerasi Media. Ia menganggap bahwa Masyarakat hanya memiliki tiga perusahaan media yang dikatakan milik "publik", yakni TVRI, RRI, dan Antara, namun mereka lebih sering melayani kepentingan pemerintah.
            Ini menarik untuk dibicarakan karena jika diteruskan seperti ini, bagi para calon kandidat yang menyaingi mereka tentu sulit untuk mengalahkan popularitas mereka yang memiliki media. Tentunya menimbulkan kecemburuan sosial. KPU memang sudah mewanti-wanti akan permasalahan ini namun masih saja hal ini digubrisnya. Jika dihentikan pun mereka masih memiliki akses untuk melakukan kampanye nya melalui dunia siber. Ini dikarenakan masih adanya kerancuan dalam peraturan yang ditetapkan dalam UU Peraturan Dewan Pers Nomor 1/2012 tentang Pedoman Pemberitaan Media Siber mendefinisikan media siber sebagai “segala bentuk media yang menggunakan wahana internet”.Dan ini juga dijelaskan dalam tulisan rubrik MEDIA  di Majalah GATRA Edisi 6 Februari 2013 yang dipaparkan oleh Asrori Karni yang merupakan Dosen dan juga pengamat media. Kewajiban media menampilkan iklan layanan masyarakat di Pasal 43 juga tidak menyebut media online. Padahal, Pasal 41 sampai 43 diancam sanksi, termasuk bredel. Media online disebut dalam pasal tentang kewajiban eimbang dalam berita (Pasal 38) dan iklan (Pasal 40). Giliran kena media online, tak ada sanksi untuk Pasal 38 dan 40 itu. Hal ini juga  menjadi permasalahan yang harus diselesaikan demi berjalan Negara yang demokratis.

            Jika konglomerasi media ini terus berlanjut tentunya akan berdampak yang tidak baik terhadap masyarakat. Ini akan membentuk berbagai pandangan pendapat yang tidak sehat. Jika media awalnya dikenal dengan sumber segala informasi apapun, kini dapat dikatakan merupakan sumber informasi bagi para calon politisi yang akan maju mengikuti pemilu. Bisa juga dikatakan ajang iklan para elit politik yang ingin menaikkan popularitasnya.  Sehingga awalnya regulasi untuk menghibur masyarakat menikmati informasi kini telah dimonopoli untuk kepentingan bisnis ataupun politik pribadi.



Sumber :
·         Majalah GATRA – MEDIA “Aturan Kampanye Media” , 6 Februari 2013
·         Koran- Jakarta.com – Gagasan “Konglomerasi Media” 27 Februari 2013
·         PKPU No. 1 tahun 2013
·         UU Pemilu No. 8 tahun 2012

           

Share my birthday !

lady's niss

Yes, yesterday is my birthday on 16 may 2013 :).

Di hari ulang tahun kali ini ada 2 perasaan yg berbeda senang dan sedih.
Mulai dari yang senang, semua sahabat baik mulai dri teman kecil, smp, sma, kuliah ucapin selamat ulang tahun..
Rasanya kalau mereka ingat dan ucapin itu senang banget :)

Hal yg paling utama diucapin adalah big thanks to Allah atas Maha Dahsyatnya masih memberi kesehatan, intinya adalah nikmat hidup yang berkah banget sampai saat ini.
Big thanks again to Allah, masih memberi kbersamaan dgn orang-orang tersayang yaitu Keluargaku tersayang, RONGO and teman2 klas JB yang udah ngucapin dan buat surprisenya *sampai air yg jatuh dri kepala saya berwarna hitam berbau kecap dan kopi spesial pake telor*
Keluarga Kalacitra, sohib man yg baik rhe, nisya, ex bollo genk :D, apry nci, indy si tmn kocak, inna sohib kecil gila and sahabat" baik semua :).

ultah tahun ini slh satu ultah the best.. Kalo thun kmarin teman sperjuangan Kalacitra 9 lengkap dgn surprisenya, kali ini dengan kehadiran sohib rongo lengkap dgn suprisenya :D
terima kasih ya allah, saat ini aku masih dikelilingi org" yg baik :D
Karena bagi nisa kado yg terbaik buat nisa adalah diberi nikmat berkumpul dgn mereka semua itu jauh lebih berharga dibandingkan kado materi termahal didunia. Kesenangan batin loh ;)

last perasaan sedih adalah bangub tidur, mama bilang kalau "uwo haji" (kakak dari nenek kandung) meninggal tadi pagi. Mama sempat lemas dengernya karena deket banget sma almarhum. Niat mau rencana untuk berangkat ke pekan baru hari itu juga ga bsa kecuali kbrangkatan bsok subuh atau hari ini tgl 17 .. Sampai akhirnya batal, pdahal mama pengen banget ksana. Semoga Amal ibadah Uwo Haji diterima Allah dan dijauhkan dri siksaan kubur. Amin ya Allah ..

Sebenarnya menulis ini sbagai tulisan kenang"an yg ga bsa dilupain untuk hari ulang tahun slanjutnya :).

Salah satu Doa ku adalah smoga tahun selanjutnya masih bisa merayakan brsama orang" tersayang dan yang terbaik.. Amin ya Allah..

Created by annisa haismaida aka CILAY disaat senang dan sedih after birthday :D

My ex Girlfriend`s

lady's niss

Kuputuskan saat ini untuk jauh dari mu. Aku selalu melihatmu dengan pandangan negatif seakan-akan kamu tak baik. Apa pun yang kamu lakukan baik atau buruk, benar atau salah, tetap saja buruk dan salah didepqn mataku.Entah apa yang aku pikirkan saat ini adalah 5 tahun. Berteman lebih dari 2 tahun, lalu mengenal satu sama lain lebih dekat selama 3 tahun dalam sebuah hubungan. Sebelumnya aku mengenalmu begitu baik. Ya, sangat baik. Entah apa yang aku pikirkan saat ini tak tentu. Membayangkan, betapa jahatnya aku selalu melihat sisi burukmu, sisi negatif selalu. Mencari kesalahan-kesalahan yang ada pada dirimu. Ingin sekali rasanya berpisah dan menjauh darimu.<br />

TAPI RASANYA ITU TIDAK BISA.

Kamu begitu baik, kamu begitu penyayang dan kamu begitu pengertian. Sifatmu tetap lembut. Sikapmu masih begitu perhatian. Aku tak mengerti betapa saat ini aku membencimu. Sangat! Sangat membencimu.<br />
Meskipun begitu kau tak pernah membalas sikap burukku. Sifatku yang tidak menyenangkan terhadapmu, kau berusaha untuk bertahan. Apa mungkin saat ini kamu berfikir, suatu saat bahwa kebaikan lah yang selalu mendatangkan kebahagiaan? Kesabaran selalu berbuah manis. Terlebih kata pepatah, 'Orang Sabar di sayang Tuhan'. Dan pada akhirnya segala keburukan itu akan terbalas untukku. Tuhan memberi hikmah kepada yang melakukan. Kalau memang benar iya, itu menurutmu. Bukan menurutku! Jujur aku mulai benci akan kesetiaanmu itu. Menjauhlah. Saat ini menjauhimu adalah kebenaran.
Aku ingin tegaskan bahwa diriku tetap tidak bersalah. Cinta yang sesungguhnya tidak seperti ini.

"Kenapa sifat kamu berubah sama aku?" tanyamu suatu kali kepadaku. Mungkin kamu mulai jenuh akan kelakuanku. Namun aku selalu menjawab bahwa <i>Badmood </i>sedang melandaku. Seringkali pula aku tidak menjawab apa yang kamu tanyakan. Kamu tetap diam dan kamu tetap sabar. Seharusnya kamu lebih baik jauh atau perlu pergi dan tak pernah menampakkan dirimu lagi didepan wajahku.Aku masih pikirkan, kita tidak seharusnya menjalani hubungan seperti ini. Jujur aku sudah muak terhadapmu.

"Lagi-lagi kamu bersikap seperti ini kepadaku. Apa salah aku?" kesekian kalinya kamu protes terhadapku. Lagi-lagi tidak ada jawaban yang memuaskan akan yang kamu tanyakan. Ya, menjawab seadanya atau tidak menjawabnya. Aku tahu kamu selalu bertanya-tanya. Bukan berarti aku tidak ingin memberitahu, tapi aku hanya ingin suatu saat kamu akan mengerti kenapa aku bisa seperti ini.

"Kelak, kamu pasti akan tahu jawaban atas pertanyaan selama ini. Biar kan waktu yang memperlahan menjawab atas kegelisahanmu selama ini"
"Tapi sampai kapan aku terkukung dengan sikap kamu seperti ini?" protesmu sambil mengontrol emosi.<br />
"Entahlah" jawabku sesingkat mungkin dan mencoba mengalihkan yang lain<br />
"Jangan buat aku lelah untuk terus menunggu kamu yang dulu" suara meredam seperti menahan sesuatu yang berat.<br />
"Bagus, kalau kamu sudah lelah dengan semua ini" ucapku dengan nada datar.<br />
Kau terus berusaha bertanya dan terus bertanya dengan perasaan tegar. Menanti jawaban dari ucapanku adalah yang terus kau tunggu.<br />
"Percuma saja jika kamu menunggu Rik, karena aku tidak akan kembali seperti yang dulu lagi"<br />
"cukup! kamu sudah terlampau jauh menyakitiku dengan ucapan dan sifatmu itu"
Jawabanku tertahan ketika sosok dua orang cowok melihat kearahku. Aku mengenalnya.
"maafin aku, tapi hubungan kita cukup sampai disini. Sekarang kita hanya layaknya sahabat. Aku cuma ngga ingin orang tuaku tahu tentang hubungan kita. Cukup jelaskan jawabanku ini" jelasku singkat.
"tapiii..."
"hai Mel, kamu udah lama nunggu?" sambar suara seorang cowok memutuskan pembicaraan. Bersama temannya ia menebar senyum ingin menunjukkan keramahan mereka.
"hmmm.. Lumayan, tapi ngga apa apa kok Dan.." jawabku sambil melempar senyum.
"oh syukurlah kamu ngga marah, tadi aku nungguin dia lama banget nih.." jawab Dana menyalahkan sambil meninju bahu temannya.
"oh ya, Dana kenalin ini temanku Erick...." ucapanku terputus saat Erick langsung dijabat tangannya oleh teman Dana.
"Gw Tomi, salam kenal" sahabat Dana langsung menjabat tangan cepat sebelum dikenalkan
"Kalian begitu dekat sekali, jangan-jangan kalian saling cinta sesama jenis yah?'
" Maksud kamu kita homo gitu?" tanya Tomi menegaskan. Anggukan pelan adalah jawabannya. Melihat ekspresi itu langsung membuat Dana dan Tomy tertawa.
"Melisa temen kamu lucu banget sih. Jelasin deh, kita bertiga itu seperti apa dulu" Dana masih menahan tawa.
"Gw sama Dana itu sahabat dari kecil. Banyak yang bilang kedekatan kita disangka homo. Malah dulu, Melisa pernah mau putusin Dana karena hampir kemakan gosip kalau kita pecinta sesama jenis ucap Tomi panjang lebar.
"jadi kalian berdua dulu......"
"iya Rick dia berdua dulu adalah pasangan sejoli yang buat banyak orang iri" sambar Tomy menjawab.
"yaudah deh kita jalan dulu yah Rick, kita bertiga ada janji. Oke? Byeee". Melisa mengajak kedua temannya untuk segera pergi.
"Temen lo oke juga Mel" ujar Tomy tang baru saja menoleh ke belakang.
" Oh jadi lo sekarang selera lo udah berubah Tom?" tanya Dana.
"sebenernya gw tuh suka 2 tipe gitu, salah satunya yah kaya Melisa ini lah"
"Cewek kaya Melisa disamping gw ini langka ngga ada kembarannya. Satu hal lagi yang perlu lo tahu, dia sekarang milik gw" jelas Dana. Ucapannya membuatku tertegun memandangnya sejenak.
"Mel kamu tahu? sampai saat ini aku ngga bisa lupain kamu, you are my queen of my heart" Dana menatapku serius sambil memegang tanganku erat. Ada perasaan bahagia dan kecewa atas kejadian masa lalu saat bersamanya. Dana terpaksa memilih untuk mengakhiri hubungannya karena suatu hal. Sampai akhir nya aku bertemu seseorang yang kukenal saat ini sampai 5 tahun.
"beri aku kesempatan perbaiki atas kesalahanku lima tahun yang lalu. Jujur selama aku di ausy ngga bisa lupain kamu"
"udah sih kalau romantisan bukan saatnya sekarang. Kalian sadar tidak ada pihak ketiga disini" potong Tomy menyindir.

-----------------

"aku ngga ngerti kenapa kamu berubah drastis seperti ini?" Lagi lagi hanya maaf yang bisa kuucapkan, aku tidak bisa jawab pertanyaanmu ini. Rasanya aku ingin menutup mulutmu. Agar kamu tidak banyak bertanya lagi. Jika kamu berfikir tersiksa, aku pun juga tersiksa. Ditambah lagi banyak kesalahanku denganmu, membuatku semakin tersiksa. Tidak, aku tidak boleh berfikir untuk merasakan itu.
"Mel, aku yakin kamu pasti akan menyesal akan sikap kamu seperti ini" ucapnya terdengar parau sedikit bergetar.
"sebelum kamu bilang itu, aku sudah merasakan penyesalanku" ucapku mencoba untuk tenang sebenarnya suaraku sedikit tergetar.
"Maafin aku, kita memang ngga bisa ditakdirkan untuk bersama. JELAS SEKALI kita tidak bisa menyatu"
"Aku salah apa? sampai kamu balik lagi ke Dana dan ninggalin aku tanpa pikirkan perasaanku Mel!" aku mencoba menahan air mataku. Aku memang menyayanginya. Sangat, sangat menyayanginya. Satu sisi aku tidak bisa bersamanya.
"Kamu tahu kenapa aku memutuskan hubungan ini? Itu karena tiga hal" ucapku mencoba menjelaskan.
"Pertama, aku sadar bersama kamu adalah kesalahan terbesar yang benar-benar sangat kusesali seumur hidupku Rick. Maaf ini adalah faktor utama" jelasku perlahan.
"Kedua, beberapa kali aku ngga ketemu kamu, aku juga menyadari dia adalah sosok pendamping untuj hidup dan masa depanku bukan kamu. Bersamanya aku merasa inilah aku yang sesungguhnya." lanjutku tak mau panjang lebar.
" Terakhir adalah sudah pasti orang tuaku geram kalau tahu aku jalanin hubungan ini bersama kamu. Aku yakin kalau kita terus melanjutkan aku akan kehilangan orang-orang tersayang termasuk keluargaku sendiri, Rick" bendungan air mataku tak tertahan lagi seakan-akan tak mampu menahannya lagi. Pelukan hangat tak terelakan lagi. Aku ingin merasakan pelukan ini untuk terakhir kalinya. Aku yakin aku bisa melupakan orang yang pernah mengobati lukaku saat disakiti Dana. Aku tahu menyakitinya tapi ini adalah jalan terbauk untukku dan dirinya. Aku berharap orang yang saat ini kupeluk mendapat pasangan yang sangat baik dan menerimanya.
"Rick, Maaf aku harus pergi. Dana sudah menunggu diluar" ucapku masih terisak. Kami melepas peluk perpisahan. Segera ku berabjak pergi menuju pintu. Terakhir kalinya ku yakini aku tidak salah.
" sekali lagi aku minta maaf dan kita masih bisa berteman baik" ucapku yang sudah diambang pintu.
" aku berdoa suatu saat kamu akan mendapatkan seseorang yang terbaik"

Didepan pintu seseorang sudah menungguku. Ku jatuh kepalaku tepat di dadanya. Tangannya mengelus pelan rambutku.

" Maafin aku, karena buat kamu seperti ini. Aku janji akan buat kamu kembali seperti semula dan melupakan Ericka "
Tangisku semakin menjadi mendengarnya.
"mulai saat ini kamu hanya bisa merasakan genggaman kasar dan berotot, bukan lagi yang halus dan berjari lentik lagi"

Good bye my ex girlfriend, Ericka Natasya.

-the end-

nissamaida. Diberdayakan oleh Blogger.

About me

Labels

Entri yang Diunggulkan

Rumah Singgah Waria

Kenapa orang-orang seperti mereka harus dijauhi ? Bagaimanapun mereka memiliki " Hak "   memilih jalan hidup mereka ...

Popular Posts

Blog Archive

Labels

Tulisan

Popular Posts