Regulasi Konglomerasi Media Penyiaran
Share my birthday !
Yes, yesterday is my birthday on 16 may 2013 :).
Di hari ulang tahun kali ini ada 2 perasaan yg berbeda senang dan sedih.
Mulai dari yang senang, semua sahabat baik mulai dri teman kecil, smp, sma, kuliah ucapin selamat ulang tahun..
Rasanya kalau mereka ingat dan ucapin itu senang banget :)
Hal yg paling utama diucapin adalah big thanks to Allah atas Maha Dahsyatnya masih memberi kesehatan, intinya adalah nikmat hidup yang berkah banget sampai saat ini.
Big thanks again to Allah, masih memberi kbersamaan dgn orang-orang tersayang yaitu Keluargaku tersayang, RONGO and teman2 klas JB yang udah ngucapin dan buat surprisenya *sampai air yg jatuh dri kepala saya berwarna hitam berbau kecap dan kopi spesial pake telor*
Keluarga Kalacitra, sohib man yg baik rhe, nisya, ex bollo genk :D, apry nci, indy si tmn kocak, inna sohib kecil gila and sahabat" baik semua :).
ultah tahun ini slh satu ultah the best.. Kalo thun kmarin teman sperjuangan Kalacitra 9 lengkap dgn surprisenya, kali ini dengan kehadiran sohib rongo lengkap dgn suprisenya :D
terima kasih ya allah, saat ini aku masih dikelilingi org" yg baik :D
Karena bagi nisa kado yg terbaik buat nisa adalah diberi nikmat berkumpul dgn mereka semua itu jauh lebih berharga dibandingkan kado materi termahal didunia. Kesenangan batin loh ;)
last perasaan sedih adalah bangub tidur, mama bilang kalau "uwo haji" (kakak dari nenek kandung) meninggal tadi pagi. Mama sempat lemas dengernya karena deket banget sma almarhum. Niat mau rencana untuk berangkat ke pekan baru hari itu juga ga bsa kecuali kbrangkatan bsok subuh atau hari ini tgl 17 .. Sampai akhirnya batal, pdahal mama pengen banget ksana. Semoga Amal ibadah Uwo Haji diterima Allah dan dijauhkan dri siksaan kubur. Amin ya Allah ..
Sebenarnya menulis ini sbagai tulisan kenang"an yg ga bsa dilupain untuk hari ulang tahun slanjutnya :).
Salah satu Doa ku adalah smoga tahun selanjutnya masih bisa merayakan brsama orang" tersayang dan yang terbaik.. Amin ya Allah..
Created by annisa haismaida aka CILAY disaat senang dan sedih after birthday :D
My ex Girlfriend`s
Kuputuskan saat ini untuk jauh dari mu. Aku selalu melihatmu dengan pandangan negatif seakan-akan kamu tak baik. Apa pun yang kamu lakukan baik atau buruk, benar atau salah, tetap saja buruk dan salah didepqn mataku.Entah apa yang aku pikirkan saat ini adalah 5 tahun. Berteman lebih dari 2 tahun, lalu mengenal satu sama lain lebih dekat selama 3 tahun dalam sebuah hubungan. Sebelumnya aku mengenalmu begitu baik. Ya, sangat baik. Entah apa yang aku pikirkan saat ini tak tentu. Membayangkan, betapa jahatnya aku selalu melihat sisi burukmu, sisi negatif selalu. Mencari kesalahan-kesalahan yang ada pada dirimu. Ingin sekali rasanya berpisah dan menjauh darimu.<br />
TAPI RASANYA ITU TIDAK BISA.
Kamu begitu baik, kamu begitu penyayang dan kamu begitu pengertian. Sifatmu tetap lembut. Sikapmu masih begitu perhatian. Aku tak mengerti betapa saat ini aku membencimu. Sangat! Sangat membencimu.<br />
Meskipun begitu kau tak pernah membalas sikap burukku. Sifatku yang tidak menyenangkan terhadapmu, kau berusaha untuk bertahan. Apa mungkin saat ini kamu berfikir, suatu saat bahwa kebaikan lah yang selalu mendatangkan kebahagiaan? Kesabaran selalu berbuah manis. Terlebih kata pepatah, 'Orang Sabar di sayang Tuhan'. Dan pada akhirnya segala keburukan itu akan terbalas untukku. Tuhan memberi hikmah kepada yang melakukan. Kalau memang benar iya, itu menurutmu. Bukan menurutku! Jujur aku mulai benci akan kesetiaanmu itu. Menjauhlah. Saat ini menjauhimu adalah kebenaran.
Aku ingin tegaskan bahwa diriku tetap tidak bersalah. Cinta yang sesungguhnya tidak seperti ini.
"Kenapa sifat kamu berubah sama aku?" tanyamu suatu kali kepadaku. Mungkin kamu mulai jenuh akan kelakuanku. Namun aku selalu menjawab bahwa <i>Badmood </i>sedang melandaku. Seringkali pula aku tidak menjawab apa yang kamu tanyakan. Kamu tetap diam dan kamu tetap sabar. Seharusnya kamu lebih baik jauh atau perlu pergi dan tak pernah menampakkan dirimu lagi didepan wajahku.Aku masih pikirkan, kita tidak seharusnya menjalani hubungan seperti ini. Jujur aku sudah muak terhadapmu.
"Lagi-lagi kamu bersikap seperti ini kepadaku. Apa salah aku?" kesekian kalinya kamu protes terhadapku. Lagi-lagi tidak ada jawaban yang memuaskan akan yang kamu tanyakan. Ya, menjawab seadanya atau tidak menjawabnya. Aku tahu kamu selalu bertanya-tanya. Bukan berarti aku tidak ingin memberitahu, tapi aku hanya ingin suatu saat kamu akan mengerti kenapa aku bisa seperti ini.
"Kelak, kamu pasti akan tahu jawaban atas pertanyaan selama ini. Biar kan waktu yang memperlahan menjawab atas kegelisahanmu selama ini"
"Tapi sampai kapan aku terkukung dengan sikap kamu seperti ini?" protesmu sambil mengontrol emosi.<br />
"Entahlah" jawabku sesingkat mungkin dan mencoba mengalihkan yang lain<br />
"Jangan buat aku lelah untuk terus menunggu kamu yang dulu" suara meredam seperti menahan sesuatu yang berat.<br />
"Bagus, kalau kamu sudah lelah dengan semua ini" ucapku dengan nada datar.<br />
Kau terus berusaha bertanya dan terus bertanya dengan perasaan tegar. Menanti jawaban dari ucapanku adalah yang terus kau tunggu.<br />
"Percuma saja jika kamu menunggu Rik, karena aku tidak akan kembali seperti yang dulu lagi"<br />
"cukup! kamu sudah terlampau jauh menyakitiku dengan ucapan dan sifatmu itu"
Jawabanku tertahan ketika sosok dua orang cowok melihat kearahku. Aku mengenalnya.
"maafin aku, tapi hubungan kita cukup sampai disini. Sekarang kita hanya layaknya sahabat. Aku cuma ngga ingin orang tuaku tahu tentang hubungan kita. Cukup jelaskan jawabanku ini" jelasku singkat.
"tapiii..."
"hai Mel, kamu udah lama nunggu?" sambar suara seorang cowok memutuskan pembicaraan. Bersama temannya ia menebar senyum ingin menunjukkan keramahan mereka.
"hmmm.. Lumayan, tapi ngga apa apa kok Dan.." jawabku sambil melempar senyum.
"oh syukurlah kamu ngga marah, tadi aku nungguin dia lama banget nih.." jawab Dana menyalahkan sambil meninju bahu temannya.
"oh ya, Dana kenalin ini temanku Erick...." ucapanku terputus saat Erick langsung dijabat tangannya oleh teman Dana.
"Gw Tomi, salam kenal" sahabat Dana langsung menjabat tangan cepat sebelum dikenalkan
"Kalian begitu dekat sekali, jangan-jangan kalian saling cinta sesama jenis yah?'
" Maksud kamu kita homo gitu?" tanya Tomi menegaskan. Anggukan pelan adalah jawabannya. Melihat ekspresi itu langsung membuat Dana dan Tomy tertawa.
"Melisa temen kamu lucu banget sih. Jelasin deh, kita bertiga itu seperti apa dulu" Dana masih menahan tawa.
"Gw sama Dana itu sahabat dari kecil. Banyak yang bilang kedekatan kita disangka homo. Malah dulu, Melisa pernah mau putusin Dana karena hampir kemakan gosip kalau kita pecinta sesama jenis ucap Tomi panjang lebar.
"jadi kalian berdua dulu......"
"iya Rick dia berdua dulu adalah pasangan sejoli yang buat banyak orang iri" sambar Tomy menjawab.
"yaudah deh kita jalan dulu yah Rick, kita bertiga ada janji. Oke? Byeee". Melisa mengajak kedua temannya untuk segera pergi.
"Temen lo oke juga Mel" ujar Tomy tang baru saja menoleh ke belakang.
" Oh jadi lo sekarang selera lo udah berubah Tom?" tanya Dana.
"sebenernya gw tuh suka 2 tipe gitu, salah satunya yah kaya Melisa ini lah"
"Cewek kaya Melisa disamping gw ini langka ngga ada kembarannya. Satu hal lagi yang perlu lo tahu, dia sekarang milik gw" jelas Dana. Ucapannya membuatku tertegun memandangnya sejenak.
"Mel kamu tahu? sampai saat ini aku ngga bisa lupain kamu, you are my queen of my heart" Dana menatapku serius sambil memegang tanganku erat. Ada perasaan bahagia dan kecewa atas kejadian masa lalu saat bersamanya. Dana terpaksa memilih untuk mengakhiri hubungannya karena suatu hal. Sampai akhir nya aku bertemu seseorang yang kukenal saat ini sampai 5 tahun.
"beri aku kesempatan perbaiki atas kesalahanku lima tahun yang lalu. Jujur selama aku di ausy ngga bisa lupain kamu"
"udah sih kalau romantisan bukan saatnya sekarang. Kalian sadar tidak ada pihak ketiga disini" potong Tomy menyindir.
-----------------
"aku ngga ngerti kenapa kamu berubah drastis seperti ini?" Lagi lagi hanya maaf yang bisa kuucapkan, aku tidak bisa jawab pertanyaanmu ini. Rasanya aku ingin menutup mulutmu. Agar kamu tidak banyak bertanya lagi. Jika kamu berfikir tersiksa, aku pun juga tersiksa. Ditambah lagi banyak kesalahanku denganmu, membuatku semakin tersiksa. Tidak, aku tidak boleh berfikir untuk merasakan itu.
"Mel, aku yakin kamu pasti akan menyesal akan sikap kamu seperti ini" ucapnya terdengar parau sedikit bergetar.
"sebelum kamu bilang itu, aku sudah merasakan penyesalanku" ucapku mencoba untuk tenang sebenarnya suaraku sedikit tergetar.
"Maafin aku, kita memang ngga bisa ditakdirkan untuk bersama. JELAS SEKALI kita tidak bisa menyatu"
"Aku salah apa? sampai kamu balik lagi ke Dana dan ninggalin aku tanpa pikirkan perasaanku Mel!" aku mencoba menahan air mataku. Aku memang menyayanginya. Sangat, sangat menyayanginya. Satu sisi aku tidak bisa bersamanya.
"Kamu tahu kenapa aku memutuskan hubungan ini? Itu karena tiga hal" ucapku mencoba menjelaskan.
"Pertama, aku sadar bersama kamu adalah kesalahan terbesar yang benar-benar sangat kusesali seumur hidupku Rick. Maaf ini adalah faktor utama" jelasku perlahan.
"Kedua, beberapa kali aku ngga ketemu kamu, aku juga menyadari dia adalah sosok pendamping untuj hidup dan masa depanku bukan kamu. Bersamanya aku merasa inilah aku yang sesungguhnya." lanjutku tak mau panjang lebar.
" Terakhir adalah sudah pasti orang tuaku geram kalau tahu aku jalanin hubungan ini bersama kamu. Aku yakin kalau kita terus melanjutkan aku akan kehilangan orang-orang tersayang termasuk keluargaku sendiri, Rick" bendungan air mataku tak tertahan lagi seakan-akan tak mampu menahannya lagi. Pelukan hangat tak terelakan lagi. Aku ingin merasakan pelukan ini untuk terakhir kalinya. Aku yakin aku bisa melupakan orang yang pernah mengobati lukaku saat disakiti Dana. Aku tahu menyakitinya tapi ini adalah jalan terbauk untukku dan dirinya. Aku berharap orang yang saat ini kupeluk mendapat pasangan yang sangat baik dan menerimanya.
"Rick, Maaf aku harus pergi. Dana sudah menunggu diluar" ucapku masih terisak. Kami melepas peluk perpisahan. Segera ku berabjak pergi menuju pintu. Terakhir kalinya ku yakini aku tidak salah.
" sekali lagi aku minta maaf dan kita masih bisa berteman baik" ucapku yang sudah diambang pintu.
" aku berdoa suatu saat kamu akan mendapatkan seseorang yang terbaik"
Didepan pintu seseorang sudah menungguku. Ku jatuh kepalaku tepat di dadanya. Tangannya mengelus pelan rambutku.
" Maafin aku, karena buat kamu seperti ini. Aku janji akan buat kamu kembali seperti semula dan melupakan Ericka "
Tangisku semakin menjadi mendengarnya.
"mulai saat ini kamu hanya bisa merasakan genggaman kasar dan berotot, bukan lagi yang halus dan berjari lentik lagi"
Good bye my ex girlfriend, Ericka Natasya.
-the end-
About me
Mengenai Saya
Entri yang Diunggulkan
Rumah Singgah Waria
Kenapa orang-orang seperti mereka harus dijauhi ? Bagaimanapun mereka memiliki " Hak " memilih jalan hidup mereka ...
Popular Posts
-
Selamat datang 2014 !! Senangnya kita bisa bertemu saat ini. Aku harap kita bisa berteman baik, bahkan lebih baik lagi.. Lebih baik lagi da...
-
Ayi Sakiek Tangannya kaku dan wajahnya begitu bersih bersinar dalam tidur panjangnya. Disekitarnya hanya terdengar suara oran...
-
Keresahan ini datang ketika saya lagi stalking di twitter, beberapa media memberikan info yang saya anggap sangat panas. Bapak Presiden ki...
-
"Masa lalu, mengenal BCA" Berbicara sebagai nasabah BCA , saya memang memiliki banyak pengalaman suka-dukanya sebagai pengguna. S...
-
Hari ini adalah salah satu moment bahagia disetiap tahunnya .. Lebih tepatnya kemarin, tanggal 16 Mei karena sekarang tanggal 17 Mei. Momen...
-
Ini adalah Lokasi TPS 17 kelurahan Pabuaran, Banten.. Ini dia para petugas TPS 17 Pabuaran.. Pembacaan Sumpah para petugas *agar menja...
-
Kalu saja aku tak punya harapan, mungkin raga sudah ada didalam tanah. Oleh pikiran yang terpecah, seakan tak ada arah.. Kalau saja, aku ...
-
Mendengar perencanaan akan ada pembentukannya komunitas “Blogger ASEAN” untuk tahun 2015. Mungkin sebagian banyak masyar...
-
Tuhan menciptakan segala sesuatunya berbeda-beda. Bahkan tak habisnya manusia selalu dibuat berfikir dan berdecak kagum akan ciptaan-Nya. Y...
-
"Mengenang nostalgia, tentang perjuangan indah dalam sebuah dedikasi menempuh pendidikan . Selama satu bulan, kita sama-sama saling m...
Blog Archive
Tulisan
Popular Posts
-
Selamat datang 2014 !! Senangnya kita bisa bertemu saat ini. Aku harap kita bisa berteman baik, bahkan lebih baik lagi.. Lebih baik lagi da...
-
Ayi Sakiek Tangannya kaku dan wajahnya begitu bersih bersinar dalam tidur panjangnya. Disekitarnya hanya terdengar suara oran...
-
Keresahan ini datang ketika saya lagi stalking di twitter, beberapa media memberikan info yang saya anggap sangat panas. Bapak Presiden ki...
-
"Masa lalu, mengenal BCA" Berbicara sebagai nasabah BCA , saya memang memiliki banyak pengalaman suka-dukanya sebagai pengguna. S...
-
Hari ini adalah salah satu moment bahagia disetiap tahunnya .. Lebih tepatnya kemarin, tanggal 16 Mei karena sekarang tanggal 17 Mei. Momen...
-
Ini adalah Lokasi TPS 17 kelurahan Pabuaran, Banten.. Ini dia para petugas TPS 17 Pabuaran.. Pembacaan Sumpah para petugas *agar menja...
-
Kalu saja aku tak punya harapan, mungkin raga sudah ada didalam tanah. Oleh pikiran yang terpecah, seakan tak ada arah.. Kalau saja, aku ...
-
Mendengar perencanaan akan ada pembentukannya komunitas “Blogger ASEAN” untuk tahun 2015. Mungkin sebagian banyak masyar...
-
Tuhan menciptakan segala sesuatunya berbeda-beda. Bahkan tak habisnya manusia selalu dibuat berfikir dan berdecak kagum akan ciptaan-Nya. Y...
-
"Mengenang nostalgia, tentang perjuangan indah dalam sebuah dedikasi menempuh pendidikan . Selama satu bulan, kita sama-sama saling m...