My big family KC

lady's niss

Kenapa judulnya, " Malaikat tak disadari" ini terkutip dari sang mubalig kondang yaitu Ust. Yusuf Mansur dalam khutbah di salah satu stasiun televisi . Ada hal yang saya tangkap, beliau mengatakan saat kita menginginkan sesuatu teruslah bertawakal sama Allah . Dalam ceramahnya, seorang anak kecil miskin yang ingin ikut study tapi tak punya uang. Kedua orangtua menyarankan untuk terus bertawakal. Sampai tiba hari keberangkatan, awalnya si anak sudah ditinggal oleh rombongan teman-temannya. Tak lama kemudian, ada seorang anak bersama ibunya naik dengan mobil alphard yang juga tertinggal. Bla,bla,bla si Anak pergi menyusul untuk ikut study tour, diperjalanannya sang anak dibeli banyak makanan dan uang saku. "Subhanallah, itu si ibu bisa jadi seorang Malaikat yang dikirim oleh Allah" . Singkat cerita, banyak kata-kata yang saya suka resapi dari seorang Yusuf Mansur, tawakal, sedekah dan melakukan kebaikan pasti Allah akan balas. Titik!

Cerita dari saya sama tapi berbeda kejadiannya .. Saya selalu pulang malam karena ikut dalam organisasi yang sangat produktif didunia fotografi yaitu Komunitas Mahasiswa Fotografi (KMF) Kalacitra. Dari awal saya masuk memjadi siswa untuk proses menjadi anggota, sampai menjadi anggota dan pengurus aktif, jam pulang saya paling cepat adalah sekitar jam 10 ..
Ini jam 10 karena saya sudah jadi anggota, coba masih jadi siswa paling cepat yah saat gerbang kampus tutup jam 12 . Selama saat jadi siswa di KC (Kalacitra), saya bahagia dan bersyukur kenal saudara-saudara seperjuangan di angkatan 9 . Saya tahu, kita pulang sama dan capeknya pun sama . Tapi mereka tetap solid, baik, dan rela capek lagi nganterin saya kerumah. Dan semua itu cowok semua lagi, entah dibelakang mereka mengeluh atau tidak. Hal yang dilihat adalah teman laki-laki seperjuangan saya mereka semua hebat dan menyayangi mahluk lawan jenisnya. Padahal saya dikenal cukup nyusahin karena nganterin pulang bak putri dari kayangan. Tapi mereka tetap mau nganterin seperti "Ojek Elang" yang jarang banget saya beliin bensin atau rokok. Selama ini saya cuma bisa bales, dengan kebaikan ataupun hal-hal yang bisa membantu mereka . Jadi jangan pernah berhenti terus berbuat baik karena kita akan dapat balasan yang baik juga kok. Saya memang gadis yang biasa-biasa saja dan tidak punya banyak uang untuk berderma sebanyak-banyaknya menolong fakir miskin dan para kaum dhuafa. Setidaknya saya punya tenaga, hati dan ilmu yang senantiasa saya bagikan untuk sesama. Melakukan kebaikan itu tidak selalu dengan uang dan harta.

Intinya, mereka semua yang baik sama saya adalah Malaikat-malaikat tak di sadari. Mungkin ada yang mengatakan nganterin pulang mah biasa aja. "Temen-temen lo mungkin nganggep biasa aja, tapi mereka sadar ngga sih? Nganterin lo itu sama aja mereka berjihad" kutipan dari sahabat saya. Awalnya berlebihan sih dengarnya.

"Itu artinya Allah memberkahi, sampai saat ini lo dan teman-teman lo baik-baik aja kan.. Lo bareng temen2 lo ngga melakukan hal-hal yang buruk dan udah jalan Allah emang ingin wanita yang baik-baik harus terjaga baik-baik" . Kata-katanya simpel tapi kena dihati saya.

Selama di Kalacitra, toh dari awal kita ngga pernah melakukan hal-hal yang melanggar norma.. Memang keluarga dirumah ngga tau, tapi Allah kan Maha Tahu.. Mungkin saat ini banyak kebaikan mereka yang belum banyak saya balas. Setidaknya saya ingin mereka tahu, saya selalu mendoakan mereka selalu baik-baik saja, diberkahi dan dibalas segala kebaikannya sama Allah. Terlebih semoga Allah terus menjaga tali silahturahmi kita sampai ajal menjemput. Amin allahuma amin..

nissamaida. Diberdayakan oleh Blogger.

About me

Labels

Entri yang Diunggulkan

Rumah Singgah Waria

Kenapa orang-orang seperti mereka harus dijauhi ? Bagaimanapun mereka memiliki " Hak "   memilih jalan hidup mereka ...

Popular Posts

Blog Archive

Labels

Tulisan

Popular Posts