BCA selalu "Berikan Ceria Anda"

lady's niss
"Masa lalu, mengenal BCA"
Berbicara sebagai nasabah BCA, saya memang memiliki banyak pengalaman suka-dukanya sebagai pengguna. Seingat saya, pertama kalinya membuka tabungan tahun 2009 saat duduk kelas 2 SMA. Jadi ingat karena saat itu pertama kalinya cerpen saya terbit disebuah majalah dan honor yang dikirmkan dengan sistem transfer. Saat itu, aku bingung ingin membuka tabungan di bank mana, karena lokasi daerahku, memang cukup strategis. Sampai akhirnya, aku membuka tabungan di BCA itu pun karena dukungan dari mendiang ibunda tercinta. I love you and i miss you so much, Mom :* .
Kenapa di BCA? Mama memberikan sarannya seperti ini.:



Pertama, lokasi cabang bank terbilang sangat dekat rumah tinggal lima menit jalan kaki. Kedepannya, jika kita mempunyai keperluan, keluh kesah dan lainnya jadi lebih mudah akan akses untuk ke cabang. Walaupun sebenarnya, semakin hari saya mengetahui BCA kalau layanan pembuatan seperti halnya mengganti kartu ATM dapat dicabang mana pu. Asal dokumen yang dibawa lengkap dan sesuai identitas.

Kedua, saya suka sekali dengan segala akses pembayaran dimanapun seperti minimarket, supermarket ataupun toko-toko dipusat perbelanjaan yang saya tahu banyak menggunakan mesin EDC BCA. Apalagi, pengalam saya saat itu lagi berbelanja disebuah toko aksesoris. Ada satu buah kalung cantik dan tinggal satu-satunya. Belum lagi, ada pelanggan yang ternyata juga suka kalung itu. Dikesempatan yang sama, kita sama-sama kekurangan uang. Dikasir, aku melihat ada mesin EDC, langsung segera gerak cepat keluarin paspor BCA dan akhirnya kalung itu jadi milik aku. Lucu kalau, ingat saat itu karena pembeli yang juga kalung ituu berusaha merayu aku untuk memberikan kepadanya saja.

Ketiga nih, aku suka sekali sama desain Paspor BCA yang terukir nama aku. Desainnya saat itu bagi aku mewah dan elegan sekali. Ini adalah paspor BCA pertamaku, waktu itu aku kira punyaku hilang dan terpaksa membuat lagi. Setelah beberapa hari, akhirnya paspor ini ketemu dan sampai sekarang aku simpan.



Keempat adalah programnya yang memberiakan banyak hadiah untuk para nasabahnya.
Ini juga berkat dorongan Mama, yang bilang "Nabung aja di BCA banyak hadiah dan kerenkeren. siapa tahu, kita menang dapat mobil dan masuk tv"
Saya ingat saat itu kita juga beberapa kali menyaksikan program acara Gebyar BCA disalah satu stasiun televisi swasta, setiap hari sabtu. Acara ini selain dihadiri orang-orang penting juga dimeriahkan oleh banyak artis dan band ternama. Jadi, statement mama ini benar-benar membuat semangat saya untuk membuka tabungan tahapn BCA.


"Masa kini masih bersama BCA"

Selama kurang lebih 7 tahun saya menjadi nasabah tabungan tahapan BCA, bukan berarti saya tidak memiliki pengalaman-pengalaman yang biasa saja.

1. Sempat dikira kehilangan uamg di BCA.
Kejadian saya lupa kapan, tapi itu sudah lama. Saat itu saya sedang ingin setor uang melalui mesin setor tunai dicabang dekat rumah saya. Saat itu saya memasukan uang sejumlah Rp 1.000.000. Saat saya memasukkan, alangkah kagetnya saya ketika mesin tiba-tiba error dan kartu saya keluar dengan senidirinya. Saya panik dan cek kembali ternyata saldo saya tidak bertambah. Beruntung, di cabang ada satpam dan say menjelaskan kronologi apa yang terjadi tadi. Pak satpam begitu baik dan menyarankan saya untuk segera menghubungi call center BCA untuk menceritak peristiwa yang saya alami dan menyarankan untuk memutuskan jaringan di mesin atm yang telah menelan uang saya. Operator center BCA menanyak banyak hal, mulai dari mesin atm yang terpampang, waktu kronologis dan sebagainya. Setelah itu, berjanji akan menindak lanjuti kejadian yang saya alami salam waktu 14 hari kerja. Ternyata tidak sampai 14 hari, seminggu kemudian uang saya dikembalikan oleh BCA. Saat itu saya dihubungi oleh Call Center BCA untuk konfirmasi pengembalian uang saya. Meskipun memakan banyak waktu, setidaknya uang saya aman.

2. ATM Paspor BCA ditelan mesin.
Beberapa kali saya mengalami kejadian ini tapi tidak sering dan prosesnya menggantinya tetap sama. Membawa buku tabungan dan KTP. Beberapa tahun belakangan ini, BCA terus berinovasi menjaga keamanan data pribadi nasabah agar terjaga dan nyaman. Setiap saya ingin mengganti kartu paspor BCA, semua data saya lengkap mulai dari foto diri, tanda tangan dan pertanyaan menyangkut perihal pribadi untuk menjaga keamanan.

Belum lama ini, anggal 18 Oktober, paspor ku kembali tertelan. saat itu, aku usai mengambil uang dan lagilagi mengalami kartu ku tertelan. Di waktu yang sama sebenarnya aku terburu0buru dan tidak bisa berlama-lama. Aku percaya akan keamanan memakai BCA dan lagipula juga ada moblie banking, jadi masih bisa terbantu.

Tanggal 20 Oktober 2016, aku mencoba untuk melakukan transaksi M-Banking. Setelah berkali-kali, proses transaksi selalu gagal dan gagal. Balasannya selalu meminta segera hubungi Halo BCA.  Mau telepon tapi tidak punya pulsa, otomatis aku beralih membuka tiwtter dan mencari akun @HaloBCA . Aku mention akan kesalahan pada M-Banking. Baru saja mengirim mention dan melihat timeline, tibatiba ada balasan. Cepat sekali responnya, pikirku. Tanpa, basabasi aku membuka akunnya dan kita dapat mengirim pesan langsung tanpa harus saling sama-sama mengikuti. Ini baru namanya sebuah inovasi pelayanan terbaik bagi aku.
Dan kira-kira seperti inilah, percakapan aku dengan admin. Ada tiga hal yang ingin aku sampaikan kepada masyarakat akan inovasi pelayanan BCA saat ini : CEPAT, TANGGAP dan LUGAS. Bahkan, call center BCA dengan berbaik hati menghubungi saya sampai empat kali. Wah, benar-benar memberikan kenyamanan sekali untuk nasabahnya karena pelayanannya yang cepat dan tanggap.






Setelah mendapat pernyataan seperti itu, esok harinya saya pergi kecabang yang dekat dengan rumah saya. Tinggal jalan kaki, sudah sampai lima menit. Lagi - lagi saya semakin terkagum dengan pelayanan di Cabang semakin nyaman. Sekian kalinya saya datang ke cabang, untuk saat ini saya melihat ada tempat coffe break. Dimana, para nasabah yang menunggu antrian dapat menyeduh kopi atau teh. Jujur saya suka sekali yang seperti ini. Kalau sebelumnya, waktu luang menunggu saya dipanggil antriannya. Saya membaca-baca majalah "Prioritas" punya BCA.

Bagi saya, majalah ini sangat informatif tidak hanya berisi tentang perusahaan dan perekonomian saja. Akan tetapi, ada liputan mode, biografi, sampai tips-tips menarik yang disajikan. Ada majalah bagus dan seduhan teh gratis bercangkir-cangkir kita inginkan. Asal buat sendiri ya. Rasanya nyaman dan tidak penat menunggu. Kalau setiap ke bank BCA, aku jadi ngga akan terus sibuk di smartphone saja. Fasilitas yang ditawarkan akan membuat menunggu terasa tak lama.

Beberapa jam kemudian, setelah saya mengurus kartu BCA saya. Ada SMS masuk dari cabang BCA dekat rumah saya. Wah, BCA benar-benar serius ya dalam berusaha buat ceria nasabahnya. Jujur saya puas sekali sengan pelayanan customer service yang ramah dan supel serta fasiilitas yang diberikan untuk nasabah tanpa perbedaan.


Jadi, seperti itulah ceritaku dalam kompetisi akan My Experience with BCA


nissamaida. Diberdayakan oleh Blogger.

About me

Labels

Entri yang Diunggulkan

Rumah Singgah Waria

Kenapa orang-orang seperti mereka harus dijauhi ? Bagaimanapun mereka memiliki " Hak "   memilih jalan hidup mereka ...

Popular Posts

Blog Archive

Labels

Tulisan

Popular Posts